Tag Archive | VBAC

Kisah VBAC Lilis

Perjalanan VBAC-ku

Cerita pengalaman ini bukan untuk ujub atau pamer, melainkan sebagai inspirasi untuk menyemangati. Sungguh, Aku percaya pada “man shobaro zafiro”, namun semuanya kembali kepada sebab pertolongan dari Allah Taala semata, karena melahirkan apapun caranya, Allah mengaturnya yang terbaik. Namun demikian, tanggung jawab untuk menjaga kehamilan dan kelahiran akan selalu ada di pundak setiap kita.

image

Continue reading

Kisah VBAC Ida

Kisah VBAC Ku

41w+1d kehamilan atau 8 hari lewat HPL bukanlah waktu yang sebentar dan temanku bertanya apa yang membuatku bertahan, kujawab.. Karena aku yakin atas Kodratku yang telah ditentukan Allah sebagai wanita untuk bisa melahirkan normal.

image

***

Continue reading

Kisah VBAC Novita

Kisah Sukses VBAC-ku

image

Walau mendapat bonus jahitan yang lumayan banyak namun itu semua tidak ada artinya dibandingkan dengan kelegaan lahirnya si kecil dengan lengkap sempurna dan suksesnya VBAC ku, sampai setelah melahirkan pun masih bertanya sama suami dan bidan “apa iya aku udah melahirkan secara normal???” Rasanya tidak percaya.

***

Continue reading

Kisah VBAC Eva


image

Alhamdulillah, segala puji hanya bagi Allah

28 Muharram 1436 H/ 21 November 2014 pukul 00.55 WIB lahirlah putra ke-2 kami, yang kami beri nama Muhammad, di rumah kami yang penuh cinta, di dalam kolam air hangat dengan berat badan 4,1 kg dan panjang 51cm. Sungguh tidak ada daya tanpa pertolongan Allah. Allah yang Maha Mengatur, mulai saat terjadinya konsepsi yang hanya Dia -lah yang mengetahui kapan saatnya hingga tercapainya harapan dan doa-doa yang senantiasa kami panjatkan agar kehamilan ini sehat, anak kami sehat dan dapat melahirkan normal di rumah kami.

Continue reading

Kisah VBAC Jessi

Kisah VBAC Ku

image

Berawal dari keinginan untuk melahirkan normal yang sangat kuat, merasakan fitrah wanita dan dari beberapa bacaan yang menerangkan bahwa banyak kebaikan dari melahirkan normal, membuat keinginan saya untuk memilih melahirkan normal sangat kuat pada kehamilan anak kedua. Sebelumnya anak pertama SC karena kepanikan dan ketidakpahaman pasangan muda kebanyakan. Saalim (anak pertama) waktu itu tidak bergerak yang hal ini mungkin dikarenakan meminum ramuan rumput fatimah. Banyak yang mengatakan bahwa ibu yang akan melahirkan sebaiknya minum ramuan rumput fathimah ketika pembukaan, namun saya malah meminumnya sebelum pembukaan, yang akhirnya berujung kepada keputusan SC. Padahal kondisi bayi menurut perasaan saya mulai membaik sesaat sebelum SC dan sudah bergerak banyak. Tapi keputusan dokter untuk SC tidak dapat dapat kami bantah. Alhasil trauma sekali dengan kelahiran pertama walaupun tidak meninggalkan luka fisik atau memburuknya keadaan fisik tapi situasi dan kondisi saat SC itu sendiri yang membuat saya tidak mau SC lagi untuk persalinan anak berikutnya. Continue reading