Tag Archive | VBA2C

Kisah VBA2C Wilda

Kisah VBA2C Ku

image

Terima kasih ya Allah, malam itu pukul 00.10 tanggal 15 november 2014, tidak putus syukur kuucapkan, Alhamdulillah, Allah memudahkan aku melahirkan normal setelah dua kali sesar sebelumnya. Semua berjalan seperti harapanku, aku berharap semoga Allah melindungi aku dari pendarahan seperti kejadian di anak kedua, aku berharap Allah melindungi aku dari ketuban pecah dini atau ketuban rembes, aku berharap semoga pembukaan lancar, aku berharap saat hari H tetap tenang. Banyak sekali harapan dan doa selama kehamilan dan kelahiran ketiga ini. Alhamdulillah, alhamdulillah, alhamdulillah, semua Allah mudahkan. Continue reading

Kisah VBA2C Shendi

Truly Amazing Moment of VBA2C: Birth of Zahraa Pradya Humayrah

Ketika itu umur anak keduaku, Ray, sekitar 14 bulan. Tamu bulanan yang biasa datang tak kunjung datang juga. Perasaan sudah mengatakan jangan-jangan rahim ini sudah ada isinya. Sekitar 2-3 bulan setelah itu, pergilah ke SpOg dan benar saja ternyata sudah muncul janin di dalam Rahim. Hati terasa senang sekaligus khawatir. Mengapa? Karena jika benar janin ini nantinya diizinkan untuk lahir, maka apakah harus SC lagi? Akira, anak pertamaku, dan Ray keduanya lahir secara SC. Kata dokter yang menangani SC-nya, minus mataku terlalu besar dan beresiko untuk lahir normal (minus mataku sekitar 5 dan 6). Akupun dulu manut-manut saja kata dokter. Namun di kelahiran yang ketiga ini terasa berbeda. Aku mulai merasa khawatir jika harus operasi lagi. Bukannya kenapa-kenapa, tapi secara teori, jika anak 1 dan 2 sudah SC, maka anak selanjutnya kemungkinan besar pasti harus SC lagi. Dan batas SC pada umumnya adalah 3x. Terbayang selalu sabda Rasulullah Sallahu’alaihi Wassalam, bahwa beliau bangga akan jumlah umatnya yang banyak. Sedih sekali rasanya jika anakku nantinya dibatasi hanya 3 saja. Padahal ingin sekali memiliki anak lebih dari itu agar beliau bangga.

image

Continue reading

Kisah VBA2C Susi

My Journey of VBA2C (Vaginal Birth After 2Secarean) Yess…I Can Do It…Alhamdulillah

Subhanallah….tiap kali saya mengingat proses persalinan putri ketigaku tanggal 30 Maret 2014 beberapa hari yang lalu, saat itu pula air mata haru mengalir dipelupuk mata, sebuah persalinan yang selama 9bulan ini saya impi impikan dan saya perjuangkan dengan segenap usaha dan ikhtiar semampu saya, dan dengan kepasrahan maksimal pula saya serahkan kepada Allah swt bagaimana akhir ceritanya, karena hanya Allah swt pembuat skenario terbaik untuk setiap hambaNYA. Continue reading