Kisah VBAC Prima

Kisahku Melahirkan Normal Setelah Caesar, Di Rumah (Accidental Unassisted VBAC At Home)

Mei 2015
Ada rasa yang tak biasa kurasakan. Diriku pun bertanya2 mungkinkah aku hamil lagi? Anakku yg ke 2 masih berusia 9 bulan dan lahir melalui operasi caesar, kalau positif hamil apa yang harus kulakukan? Operasi caesar lagi atau berusaha melahirkan normal setelah caesar (Vaginal Birth After Cesarean=VBAC)? Tanpa menunggu lama agar tak penasaran aku dan suami pun membeli test pack. Rasanya deg-degan luar biasa dan ternyata benar, dua strip menjadi hasilnya.

Perasaanku pun bercampur aduk, ada bahagia ada gundah gulana. Tapi aku tahu hal pertama yang harus kulakukan adalah pergi ke klinik, dan meminta dilakukan test TORCH. Bukan apa –apa, virus ini lah yang membuat aku memilih untuk melahirkan anak ke 2 melalui operasi caesar.

Sempat ada trauma tersendiri bila mengingat proses kelahiran anak ke 2, bukan penyesalan, tapi lebih ke rasa belum berusaha maksimal. Butuh waktu bagiku untuk mengerti dan menerima apa yang sudah ditakdirkan oleh Allah untukku, serta introspeksi diri. Kucoba untuk menyembuhkan trauma itu dengan menulis dan self healing. Ketika aku sadar alasan sc yang kupilih adalah karena kurangnya pemberdayaan diri, kurang ilmu, kurang referensi, lemahnya keyakinan pada diri sendiri, kekhawatiran berlebihan, aku pun menyadari bahwa sebetulnya SC pertamaku itu dapat dicegah dan  kenyataannya memang keputusan yang diambil itu adalah pilihanku tanpa paksaan dari siapapun, maka tidak ada lagi rasa marah, trauma, menyalahkan keadaan, tenaga medis, atau yang lainnya. Yang ada hanyalah sikap berusaha menerima, ikhlas, berdamai dan memaafkan diri sendiri demi kesehatan kehamilan yang dijalani saat ini.
image

Continue reading

(Bukan) Kisah VBA3C Nadia: Sebuah Kisah CBA3C

Kisah Kelahiran Syakira

7 November 2014 adalah hari terakir tamu bulanan berkunjung setelah lama tak bersua sejak melahirkan Jaffan via SC di April 2014. Lega rasanya setelah sekian bulan dag dig dug menunggu datangnya haid. Namun ternyata November itu pula merupakan haid terakhirku, karena Desember 2014 tamu bulanan tidak muncul lagi. Bagaimana perasaanku? Betapa berdosanya aku! Bukannya bersyukur, malah stresss luar biasa, nangis kejer tiap masuk kamar mandi sampai seminggu lebih. Setengah meratap kepada Sang Maha Pencipta, mengapa “tega” membiarkan rahimku dititipi anak lagi, karena bekas luka sc 7 bulan yg lalu pun rasanya masih pedih, ngilu dan menyakitkan. Belum lagi pasca sc anak ke 3 ku kemarin, rasanya daya tahan tubuhku lemah sekali, sering kena flu dan demam tanpa sebab, sakit pinggang dan lain2nya. Ya, aku sudah 3x sc. Bukan bayinya yg bikin aku galau toh memang aku kepingin punya anak lebih dari 3, tapi proses kehamilannya yg kutakutkan, karena aku khawatir bekas luka SC lama terbuka kembali seiring bertambah besarnya usia kehamilan.

image

Continue reading

Kisah VBAC Shophi

Kisah Kelahiran Khalid 

image

Khalid adalah nama anak keduaku yang lahir pada tanggal 26 Oktober 2015. Khalid juga adalah salah satu nama pejuang Islam yang hebat, tangguh dan gigih dalam memperjuangkan agama Allah, dan Alhamdulillah Khalid anakku pun adalah pejuang tangguh yang bisa memotivasi ibu nya untuk dapat melahirkan normal bi idznillah setelah proses kelahiran anak pertamaku Hisyam melalui persalinan SC pada tanggal 10 November 2013.

Khalid dengan Hisyam hanya terpaut 2 tahun. Berarti 1,5 tahun setelah proses SC Allah memberikan kepercayaan kepada ku untuk dapat hamil anak kedua.

Continue reading

Kisah VBA2C Wina

VBA2C Wina

Alhamdulillah. Sungguh aku tidak bisa lepas dari kata syukur itu, karena tanpa pertolongan Alloh aku tidak lah akan bisa merasakan bagaimana nikmatnya jadi wanita yang melahirkan secara normal, yang selalu digembar-gemborkan kalau kita belum pernah melahirkan normal berarti belum menjadi ibu sepenuhnya. Ternyata SC maupun normal sama-sama perjuangannya, sama-sama bertaruh nyawa…

image

Continue reading

Kisah VBAC Erya

Perjalanan VBAC-ku..

Alhamdulillah, alhamdulillah, alhamdulillah, tak henti kuucapkan syukur pada-Nya. Alhamdulillah, Alloh melindungiku dari ruptur rahim. Alhamdulillah Alloh melindungiku dari ketuban keruh. Alhamdulillah Alloh melindungiku dari pengapuran plasenta. Alhamdulillah Alloh melindungiku dari rasa cemas dan panik, Alhamdulillah alhamdulillah alhamdulillah Alloh mudahkan semuanya.

image Continue reading

Kisah VBAC Syahidah

Kisah VBAC-ku

Bulan-bulan ini adalah bulan dag dig dug bagiku, pasalnya si merah belum datang juga. Namun kekhawatiran itu tak berlangsung lama dan legalah hatiku karena ada bercak-bercak si coklat datang. Hanya saja aku kembali gelisah karena bercak-bercak itu hanya tampak selama dua hari saja dan langsung bersih. Bingung antara sholat dan tidak akhirnya aku searching di internet dan ketemulah sebuah artikel yang bikin tambah gelisah. Dalam artikel dikatakan salah satu tanda kehamilan adalah keluar bercak.

image

Continue reading

Kisah VBAC Lilis

Perjalanan VBAC-ku

Cerita pengalaman ini bukan untuk ujub atau pamer, melainkan sebagai inspirasi untuk menyemangati. Sungguh, Aku percaya pada “man shobaro zafiro”, namun semuanya kembali kepada sebab pertolongan dari Allah Taala semata, karena melahirkan apapun caranya, Allah mengaturnya yang terbaik. Namun demikian, tanggung jawab untuk menjaga kehamilan dan kelahiran akan selalu ada di pundak setiap kita.

image

Continue reading

Kisah VBAC Ida

Kisah VBAC Ku

41w+1d kehamilan atau 8 hari lewat HPL bukanlah waktu yang sebentar dan temanku bertanya apa yang membuatku bertahan, kujawab.. Karena aku yakin atas Kodratku yang telah ditentukan Allah sebagai wanita untuk bisa melahirkan normal.

image

***

Continue reading

Kisah VBAC Novita

Kisah Sukses VBAC-ku

image

Walau mendapat bonus jahitan yang lumayan banyak namun itu semua tidak ada artinya dibandingkan dengan kelegaan lahirnya si kecil dengan lengkap sempurna dan suksesnya VBAC ku, sampai setelah melahirkan pun masih bertanya sama suami dan bidan “apa iya aku udah melahirkan secara normal???” Rasanya tidak percaya.

***

Continue reading