Kisah VBAC Syahidah

Kisah VBAC-ku

Bulan-bulan ini adalah bulan dag dig dug bagiku, pasalnya si merah belum datang juga. Namun kekhawatiran itu tak berlangsung lama dan legalah hatiku karena ada bercak-bercak si coklat datang. Hanya saja aku kembali gelisah karena bercak-bercak itu hanya tampak selama dua hari saja dan langsung bersih. Bingung antara sholat dan tidak akhirnya aku searching di internet dan ketemulah sebuah artikel yang bikin tambah gelisah. Dalam artikel dikatakan salah satu tanda kehamilan adalah keluar bercak.

image

Benar-benar tak nyaman hati ini. Tapi kuabaikan saja karena memang aku takut kalau aku benar-benar hamil. Namun lama kelamaan hatiku tetap saja merasa tidak nyaman, akhirnya ku belilah testpack. Berharap hasilnya negatif, Aku pun menunggu selang beberapa hari.

Hmpfth.. Rupanya Alloh berkehendak lain. Hasil testpack positif. Diam seribu bahasa aku memandangi hasilnya. Mengingat baru 4 bulan yang lalu aku melahirkan secara cesar. Secara medis itu berarti jarak sc dengan kehamilan ini baru 3 bulan.

Aku hanya sanggup mengatakannya pada suamiku. Padahal aku tinggal bersama ibu dan 2 adikku. Rasanya aku belum siap mengabarkannya, apalagi kalau berita kehamilanku ini sampai ke tetanggaku, aku mesti akan dilarang menyusui, dan bla bla bla… Akhirnya aku dan suamiku diam-diam saja, biarlah mereka tau dengan sendirinya.

6 bulan berlalu tidak ada yang tau kehamilanku ini. Bahkan temen-temen kantor juga tidak tau kalau aku hamil, karena memang badan dan perutku kalau hamil tidak nampak besar. Namun, karena aku tidak tega dan takut mengejutkan banyak pihak akhirnya kusampaikan juga ke keluargaku.

Jujur hamil kali ini membuatku agak stres, karena memang aku tidak siap untuk hamil lagi setelah sesar. Apalagi aku baru “ngeh” kalau kemungkinan melahirkan normal setelah sc itu harus berjarak minimal 2 tahun.

Pertama kali periksa ke dokter pun langsung dokter mengatakan besok harus cesar lagi. Mencoba ke dokter lain pun malah dibilang “Anda itu terjebak cesar. Kehamilan dengan jarak yang hanya 3 bulan dari sc itu adalah kehamilan dengan resiko tinggi, dan ibu harus cesar ke 2, dan jika hamil lagi maka harus cesar ke 3. Setelah itu ibu sudah tidak disarankan hamil lagi, disarankan tubektomi atau vasektomi.” Bla bla bla.. Begitulah dokter menjelaskan panjang lebar tentang semuanya.

Dalam perjalanan pulang, aku merasa tak ada artinya hidup lagi karena harus melakukan sesuatu yang tidak alami dan dibatasi, belum lagi kalo teringat artikel tentang kisah gagal tubektomi dan vasektomi serta segala resiko cesar yang kubaca sebelum berangkat periksa. Hufth.

Seiring berjalannya waktu, walaupun bisa dikatakan terlambat karena usia kehamilanku ini sudah 7 bulan, aku mencoba menetralisir hati agar tidak stres. “Alloh sudah mengukur kemampuanku, dan aku mampu” begitu kulat akan pada diriku, dan akupun fokus pada kehamilan dengan ikhtiar normal, perkara nanti Alloh takdirkan lahir dengan cesar atau normal itu aku serahkan sama Alloh.

Hari-hari berikutnya banyak kumulai hari dengan membaca artikel-artikel tentang melahirkan dengan normal. Aku mencoba banyak jalan-jalan, dan semakin memperpadat aktivitas. Hingga sampailah suatu hari aku menemukan artikel seorang ibu yang bisa melahirkan normal setelah cesar dan dilakukan di rumahnya dengan bantuan suaminya. Wooooow… Masya Alloh. Pertama membaca ini aku masih biasa saja dan bilang pada diriku sendiri aku tak mungkin menirunya, karena suamiku tentu tidak bisa seperti suaminya dan belum tentu mau juga, bahkan dengan dokter saja masih belum tentu menyetujuinya. Tapi dalam hati, aku masih memilih ingin normal walau dengan resiko yang dokter katakan ruptur uteri atau rahim pecah.

Entahlah, hari-hari itu sepertinya memang sudah tidak banyak semangat hidup. Makanku pun berbeda dengan ibu-ibu hamil pada umumnya yang katanya porsinya jadi tambah gedhe, kalau aku justru sebaliknya jadi tambah sedikit. Aku pun memperbanyak minta maaf kepada teman-teman yang sering aku jumpai. Siapa tau memang ini tahun terakhirku mengambil nafas di dunia. Hampir semua yang kupamiti menyarankanku untuk cesar, tapi entahlah, aku bersikeras untuk normal. Dan aku pun mencoba memperbaiki hubunganku dengan Alloh yang notabene beberapa tahun terakhir ini amburadul. Yang kutakutkan saat itu hanya nerakanya Alloh jika aku benar2 harus meninggal saat melahirkan nanti. Aku juga sudah menuliskan surat yang kusebut wasiat sejak kehamilan semester pertama.

Wasiat

“Seandainya Alloh menghendakiku..
Sampaikan maaf untuk semua orang yg ku kenal terutama yg pernah terdholimi olehku.

Aku minta fatih dan adeknya tetap sama mbah putri tidak dengan keluarga baru ayah, apapun kondisinya. Semoga Alloh memberi kelapangan.

Kalau aku ada jatah harta waris, entah dari mana, ridhokan untuk kehidupan fatih dan adeknya. Semoga mendapatkan keberkahan sehingga cukup sampai dengan fatih dan adeknya berkemampuan utk mencari sendiri.

Jika dirasa cukup, sisihkan 1/3-nya untuk infak dijalan Alloh (1/2 wakaf & 1/2 infak).

Semoga Alloh mempertemukan kita di syurga Nya.

Ya Alloh berikan hamba kemampuan untuk meningkatkan ketaatan kepadaMu.

Dan matikan hamba dalam keadaan syahid di jalan Mu.”

—————-000—————-

Pernah suatu malam aku bermimpi sampai di Makah dan tiba-tiba sampai juga di Masjid Al Aqsho, dan kuberikan dot minum Fatih (anak pertamaku) kepada adekku yang paling kecil. Aku menjadi bertambah takut saja, dan merasa harus benar-benar siap menghadap Alloh, karena aku pernah punya cita-cita dimatikan di antara 3 kota: Makah, Madinah atau negeri Al Aqsho.

37w kehamilan, kubuka kembali link artikel mba mutiara yang melahirkan di rumah. Kali ini aku lebih serius membacanya. Berikutnya aku juga menemukan artikel teman-teman di kisahvbac.com. Iseng ku kirim email ke mba mutiara yang artikelnya kubaca pertama kali itu. Berharap mendapat balasan, tapi kutunggu sampai malam tak mendapat balasan. Ya sudahlah kulupakan saja.

Siangnya tak kusangka kudapati email balasan dari mba mutiara, yang saat itu aku minta no hp. Dengan bahagia langsung ku add dan ku kirim pesan, sampai akhirnya aku dimasukkan ke grup teman-teman yang berhasil dan sedang berikhtiar vbac. Wuiiiiihhhhhh, atmosfernya beda sekali. Aku merasa jadi tambah energi dan lumayan bisa tersenyum. Ini lah yang kucari. Aku jadi tau tentang pentingnya protein, menjaga makan, kurma, minyak zaitun, jalan pagi, goyang in*l, dll.. Banyak sekali. Dan yang paling penting aku mendapat motivasi dan “ruh” baru ^_^.

Walau waktu sangat singkat untuk mempelajari semuanya namun banyak ilmu yang kudapat dari sana, termasuk link bidan. Hari itu juga aku pergi ke bidan yang pernah menangani vbac. Lumayan juga jaraknya 1-1,5 jam perjalanan lewat jalur alternatif. Disana aku disuruh memantapkan lagi keputusan untuk VBAC, memperhatikan hubungan ku dengan Alloh, dan memperbaiki asupan makanan. Aku juga diedukasi tentang tanda-tanda ruptur uteri. Ffffuih.. sampe detik ini, hatiku bertambah lega, dan semakin mantap untuk ikhtiar melahirkan normal. Malamnya aku mendapat pesan dari bidan tsb bahwa Aku bisa mengikuti seminar “persalinan maryam”. Lengkap lah semuanya.

Sejak itu aku berkomitmen kuat melakukan exercise, jalan-jalan tiap pagi ditemani suami dan si kakak yang seringnya tiap subuh sudah bangun. Asyik juga muter kampung, apalagi diakhiri jajan di tukang sayur.

Sebenarnya suamiku belum menyetujui keputusan ku untuk melahirkan secara normal. Kalau beliau maunya ikhtiar normalnya nanti saja untuk anak yang ketiga, karena jarak yang sekarang terlalu dekat maka resikonya terasa terlalu. Tapi kubilang “Sama aja yah, kalau berikutnya justru resikonya pasti dibilang lebih besar. Coba aja tanya dokter, pasti setelah cesar kedua langsung dibilang cesar lagi.” Dan benar saja ketika suamiku menanyakannya kepada dokter, demikianlah jawab sang dokter seperti yang ku ceritakan di atas. Aku bilang “tuh..kan..”

Walau sebelumnya aku sudah cek dan belajar persalinan dengan bidan namun dengan pertimbangan banyak hal Kami mematangkan rencana melahirkan dengan dokter saja di RSKB. Dan fix bu dokter siap membantu dengan syarat mau tanda tangan surat pernyataan menolak sc di awal.

Memasuki 39w kehamilan aku sudah sering merasakan kontraksi. Suatu hari yaitu hari sabtu, kontraksi yang kurasakan sudah cukup sering dengan jarak antar kontraksi yg belum teratur. Tapi malamnya kontraksi menghilang dan paginya datang lagi dengan cukup sering juga namun malamnya menghilang lagi. Hari berikutnya jaraknya terasa semakin jauh hingga akhirnya ku abaikan saja.

Kamisnya, keluar lendir. Tapi aku masih merasa biasa saja karena kupikit baru 39w. Tapi malamnya terasa ada kontraksi lagi. Ku coba mengabaikannya tapi ternyata bertambah sering. Ku ambil HP untuk mengetahui jaraknya. Benar, ternyata sudah teratur. Kunikmati kontraksi demi kontraksi Sambil menyiapkan barang2 untuk dibawa ke RSKB. Suami pun kuberikan tahu suami saat akan berangkat sholat subuh.

Karena masih kuat juga badanku, aku pun mencoba mandi. Wuih rasanya memang bener-bener enak, pas kontraksi juga bisa ngurangi sensasinya. Pantas saja mba muti melahirkannya di air hangat.

Sengaja aku berangkat pagi ke RSKB, karena takut tidak kuat kalau kontraksi sudah sering, apalagi kalau sampai 15x dalam perjalanan, sepertinya aku tidak kuat.

Di perjalanan, kuhitung lagi, tapi koq belum nambah ya, masih 10menit, kadang 7 menit, 10menit lagi. Akhirnya aku mampir-mampir dulu. Sampai di RS jam 8, langsung ttd tidak mengikuti saran dokter untuk Cesar. Cek VT masih bukaan 2. Ohoho.. Masih lama nih, kupikir. Nakes bilang 4jam lagi baru dicek, tapi kalau udah sering banget langsung kontak aja. Setelah dapat kamar aku telpon mba mutiara, dia menyarankan memperbanyak naik turun tangga.

Jam 12 dipriksa baru nambah bukaan 3, masih bisa sholat, dll. Tapi waktu asar aku sudah tak kuat lagi, gelombang cintanya wow! Jelang maghrib, sempat malah nambah tebal bukaannya, padahal rasanya udah campur aduk, baru habis magrib pembukaan lengkap, dokter datang aku pun disuruh ngejan..

Ini nih yang luput dari perhatianku, rupanya aku tak bisa ngejan. Alhasil yang kukeluarkanlah bukan bayinya melainkan “maem”ku..jadi lah setap mengejan muntah doang.

Habis itu diperingatkan dokter, “kalau normal semua harus alami, semua permintaan anda sudah kami turuti, tp kali ini sudah satu jam berarti harus sc”
Suami bilang, kasih waktu lagi berapa kali bu, sambil menyemangati aku. Suami pun diminta ttd surat pernyataan lagi.

Aku terus aja berusaha mengeluarkan bayi. Dan teringat doa agar dimudahkan dalam persalinan, kubaca itu dan kurang lebih 10menit kemudian terdengar suara “Allohuakbar!” suamiku berteriak. Barulah kutahu kalo dedek bayi sudah lahir. Alhamdulillah..

Ternyata aku masih diberi kesempatan untuk memperbaiki diri. Selamat datang duniaku yang baru. Bismillahirrohmannirrohiim. Doakan kami bisa amanah. Aaaamiin.

Syahidah Putri

56 thoughts on “Kisah VBAC Syahidah

  1. Assalamualaikum mba Syahidah. Kisah ini jadi salah satu motivasi sy untuk vbac. Kemarin anak pertama sc krn pre eklampsi, dan sekarang sudah hamil lagi sementara anak pertama masih berusia 8 bulan.. Kl ke dokter ‘biasa’ sepertinya bakal langsung disuruh sc lagi.. Bagaimana cara gabung grup vbac? Mohon info. Terima kasih. 085775747297.

  2. Assalamualaikum…saya sangat ingin sekali normal sejak kelahiran anak pertama. Saat itu saya uda bukaan 10 tapi berakhir sc krn bayi tidak mau keluar meski saya sudah mengejan berulang kali. Entah karena saya kurang bs mengejan ataukah karena panggul sempit. Saya sangat sedih. Dan sekarang saya hamil lagi usia 5 minggu kehamilan. padahal anak pertama baru berusia 20 bulan. Dokter menyuruh saya sc karena jarak kehamilan belum genap 2 th. Tapu dalam hati saya sungguh ingin vbac. Mohon saya diperkenankan ikut grup vbac bunda,untuk menambah semangat dan pengetahuan. Syukran katsiir… Wa saya 081333007416.
    Wassalamualaikum wr wb

  3. Assalamualaikum bunda.. Inspirasi sekali bun. Saya juga ingin berjuang untuk VBAC, saya sedang hamil 12w . Anak pertama saya umur 2 th 8 bulan. Bisa minta tolong di masukin ke grup VBAC bun.. Ini jejak saya 082231443457

  4. Assalamualaikum, saya ingin sekali bergabung di kumunitas VBAC, karena saya sdang hamil ke dua dan yang pertama sesar, jaraknya sih jauh 4 ahun, tapi saya butuh teman komunitas penyemangat.

    Errika 0838 7002 9038

  5. Assalamualaikum.Saya jg berkenan jika dimasukkan grup WA vbac No hp.085733148766.Ini kehamilan sy yg keempat.Pertama kuret,kedua CS walaupun sdh bukaan 5,ketiga keguguran spontan,skrg hamil lg 12w dan kandungan sehat.

  6. Aslmkum bu syahidah, subhanallah sekali pengalaman ibuk. Sy jg dl sc buk dan ini lg hamil 8w. Saya ingin skali mlahirkan normal. Mohon masukkan saya ke grup vbac buk 085270399335
    Ini email saya powerwardah@yahoo.com
    Trimakasih byk sblmnya buk

  7. Subhanalloh Mba..salut sama tekadnya.sy SC anak pertama dl pdhl sudah plan sedemikian rupa ingin lahir normal sealami mungkin, riilnya tidak berdaya dengan kebijakan rumkit dan dokter. Skr hamil kedua 37w, tdk mau kejadian berulang, kali ini ingin normal..dan benar2 tidak diatur kebijakan standard rumkit.
    Kalau brkenan, mhn dpt dibantu untuk gabung WA VBAC.
    Nomor WA sy 081320119924
    Terima kasih

  8. Assalamu’alaikum bun , bisa minta kontak bunda syahida?? Ada bbrpa hal yg ingin sy tanyakan perihal vbac jarak dekat . Kebetulan jarak kehamilan sy yg ke dua hanya 7 bulan dan sy berniat utk vbac. Sy udah cari2 kontak bunda tpi blm dpt . Jika di boleh kan ini wa saya 083152640742.
    Jazakillahu Khairan

  9. mba saya juga 2kali sc di kehamilan ketiga juga ingin sekali normal atas izin Allah ini no wa saya mohon di izinkan masuk grup 082334274711

  10. Assalamualaikum..mba sy sangat ingin bergabung di gruop vbac, sy sudah sc 1x dan sekarang sudah hamil 38 week, bekas sc kurang dari 1th. mohon gabungkan saya digroup vbac mbak nope 081377973519

  11. Pengen gabung grupnya tp apa daya tak pernah diajak walaupun sudah bilang ke salah satu member, hingga sekarang saya hamil 39w saya masih merasa sendiri untuk vbac. Suamipun tak mendukung. Sedih rasanya. Mungkin memang ini jalannya.

  12. Assalamualaikum,bund…bisa minta bantuannya di gabungkan ke grup vb2ac…sy ingin belajar bnyk ttg vb2ac bunda…sy lagi hamil anak ke3 ingin rasanya bisa lahiran normal. Ini wa sy 087765451526. Trimakasih bund

    • bun, mohon bantuannya untuk di masukkan ke group vbac. saya sedang hamil 34w, dan ingin melahirkan secara normal. jarak kelahiran anak pertama ku 2th stelah ceasar. mohon di bantu.

  13. Seneng kalo punya keluarga vbac bund.. Karna sy bener2 merasa sendirian utk melahirkan scra normal. Anak pertama pun sc krna desakan bkn karna harus sc..

  14. Add sy bu saya baru sc 6 bulan yg lalu . Memang sy lagi pake Kb spiral tpi suami dan sy pgn punya anak lagi dg segera secara usia suami jg udah matang bgt.. Sy pngn normal karna mau banyak anak. Ini Wa sy 083152640742

  15. Bund…bisa minta bantuannya di gabungkan ke grup vbac…sy ingin belajar bnyk ttg vbac bunda…sy lagi hamil anak ke2 ingin rasanya bisa lahiran normal. Ini wa sy 081374940639. Trimakasih bund

  16. bunda
    aaya sdg hamil 6bulan lebih
    ini adalah kehamilan anak ketiga
    anak kedua sc
    dan sekarang saya ingin vbac
    tlg saya diinv ke groupnya ya
    wa 081313767yy7
    makasih

  17. Assalamualaikum bund, terima kasih sharingnya. Blh tlg add sy di grup vbac? Sy sedang hamil anak ke 2. Jarak dr sc pertama ke kehamilan berikutnya 7 bln. Nmr saya 087809105305.
    Terima kasih byk yaa

  18. Assalamualaikum bunda,,
    Jika berkenan sya ingin gabung d grup wa nya vbac,
    Skrg sya sedang hamil anak ke 2 dan ingin skali bisa normal.
    Ini no wa sya 082122788586
    Terimakasih sbelumnya

  19. Asalamualaikum bunda senang sekali rasanya membaca artikel ini,saya sedang hamil anak k2 awalnya sempat menolak untuk hamil saat ini karna anak pertama baru 1thn tapi suami merengek hehee jadi saya iyakan n alhamdulillah dikasih kepercayaan sama allah..jujur secara mental seperti belum siap,awal kehamilan yg mabok luarbiasa n masih terbayang sc dianak pertama saya takut bgt setelah baca artikel ibu”disini semangat pingin lahiran normal tapi karna ada bbrpa kejadian anak teman yg meninggal saat melahirkan rasanya jadi down.. Bunda bolehkah saya diajak di group agar dapat banyak masukan n pelajaran penting.. Terimakasih apabila berkenan memasukkan saya d group 0812-8415-8007

  20. Assalamualaikum wr. Wb.
    mba syahidah dan teman2 lain yg sudah bisa bergabung di group WA VBAC. Bolehkah membantu saya jg untuk ikut gabung. Kehamilan saya 33 minggu dan dikehamilan kedua ini, saya ingin sekali VBAC ttp masih sangat takut terhadap resiko2nya
    Nomer hp saya 081283304469.
    terima kasih.

  21. Assalamualaikum…
    Bunda2 VBAC sangat menginspirasi. Sy sedang promil anak kedua. Anak pertama sc umur 3th 7bln. Bolehkah sy bergabung dgn grup nya mom.. Buat memperdalam ilmu vbac nya. Ni no hp sy 085755955270. Syukron ya ummi..

  22. assalamualaikum, bahagia rasanya membaca dan membayangkan kisah2 VBAC, saya sdg hamil 7 bln anak kedua, ingin sekali bisa vbac. bisa kah saya tlg dimasukkan grup vbac?trmksh.. nmr wa saya 081314001630

  23. Ass..
    Mba saya ingin bergabung di grup wa vbac, bisa tolong masukkan saya 085691711320 krn saat ini saya sedang mengandung anak ke 2 dengan jarak persalinan sc sekitar 2thn. Saya ingin sekali vbac, tentu dukungan dr teman” yg sama” vbac bs menambah semangat. Terima kasih

  24. Assalamu’alaikum bunda..
    Saya mau bergabung di grup vbac ini bun..bnyak ilmu yg saya ingin tahu.
    Krna anak saya meninggal stelah 8hari di lahirkan..
    Rencana saya ingin hamil lagi dgn jarak dekat pasca sc bulan maret 2016 ini..saya ingin mencoba dgn lahiran normal bun.
    Ini nomer Hp saya bun 083811876828

  25. Assalamu’alaikum bunda..
    Dengar crita bunda saya kagum skali dgn perjuangan bunda..
    Bunda bolehkah saya berdabung di grup vbac ini??
    Karna saya ingin promil lagi dgn jarak dekat dan melahirkan normal..karna lahiran pasca sc buat saya trauma banget bun..
    Karna anak pertama saya meninggal 8hari stelah di lahirkan..maka’a aku ga mau nunda” pakai kontrasepsi..
    Ini nomer Hp saya bun 083811876828
    Trmakasih bunda sblum’a..

  26. Assalamualaikum
    Mba saya ingin bergabung d grup wa vbac bsa tolong masukan sya 085717133930 krna saat ini sy sedang mengandung anak ke 2 dengan jarak persalinan sc sebelumnya kurang dri 2th. Sy ingin sekali vbac, tentunya dukungan dri teman2 yang sama2 ingin vbac bsa menambah semangat untuk terus berjuang demi vbac.
    Terimakasih

  27. Baca kisah2 ini jd membuat lebih semangat utk vbac..
    Mohon saya bisa ditambahkan di grup vbac..
    085879856539
    Terima kasih..

  28. assalamualaikum mom, seperti ibu2 yang semangat normal. bolehkan diizinkan saya untuk masuk grup vbacnya? kehamilan saya baru 7minggu dan ingin tau banyak ilmu vbac sebelum HPL terjadi. terima kasih. hp saya 083896730002. bismillah. wassalamualaikum wr.wb

  29. Asalamualaikum Mba,boleh masukkan saya ke grup
    saya sedang hamil anak ke 2 (28minggu)jarak antara anak pertama 3tahun
    saya ingin sekali VBAC
    Dessi 08990007031

  30. Bunda, blh sy di masukkan ke grup vbac. Sy sdg promil ank ke 2, ank ptmama sy sc skg sdh umur 4,5th…
    Ini no sy bun
    081 331 502 019

  31. Ya allah grup ini menginspirasi sekali …
    Bolehkah sy bergabung.. sy sdng hamil 35w saat hamil pertama sy hrs sc dikarnakan ketuban keruh dan sdh hmpr 42 w padahal kondisi bunda dan bayinya pun sehat. Ingin hamil kedua ini bisa vbac.. jarak antara hamil 1 dan 2 kurang lebih 2 tahun kurang 2 bln..
    Mhn sy dimskn kedalam grup ya agar ttp punya semangat untuk bisa vbac
    08113615720 wa

  32. Assalamu’alaikum. Mbak, saya lagi hamil anak ke-3. Sudah 20 minggu. Anak 1 sc lebih karna tidak siapnya saya secara ilmu dan secara psikologi. Anak ke 2sc karna jarak antar kehamilan baru 18 bl, padahal katanya harus 24 bl, padahal lagi ternyata 18 bl, ya. Ini malah mbak Syahidah baru 12 bl ya. Barakallahu mbak Syahidah. Hingga saat ini, saya masih sangat minim ilmu tentang apa dan bagaimana agar bisa melahirkan normal. Hanya semangat saja, saya ingin normal, saya ingin normal, itu saja. Mbak, tolong bantu saya ya. Boleh digabungkan saya ke grup vbac mbak? Syukron jazakilaah. Nendra 081266289813

  33. assalamualaikum mba, membaca blog ini membuat saya sangat merasakan pengalaman mba, saat ini alhamdulillah saya sedang hamil 37 Minggu ingin bisa VBAC apakah bisa saya dibantu untuk mendapatkan info lebih mengenai VBAC dan komunitasnya, jazakillah ya mba 🙂

  34. Assalamu’alaykum ukhti, maaf bisa minta digabungkan dlm wa vbac. UK38week. Terimakasih, wassalamu’alaykum

    wa 08561505920

  35. Saya mau dimasukkan grup
    Sy inginn sekali vbac, meskipun dengan Jarak yg lumayan dekat kayak mbk sayhidah

    Ririn 085707366655

  36. Ukhti bisa masukkan saya ke grup VBAC ukhti. Saya ingin mendapat support dan cara melahirkan VBAC.
    Trimakasih

    Ihda 08155551023

    • Assalamualaikum..mba sy sangat ingin bergabung di gruop vbac, sy sudah sc 2x, dan di kehamilan ke 3 ini sangat ingin normal. Hp 081360346861

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *