Archives

Kisah VBA2C Fifi

Kisah VBA2C Fifi

Maasyaa Allaah, begitu gembira nya aku bisa melahirkan dengan proses yang seharusnya, tanpa ada belah perut dan tanpa ada trauma rasa sakit setelah dibelah. Persalinan normal ini semua dilakukan secara alami, tidak ada induksi buatan dan tidak ada gunting-menggunting saat proses kelahiran, walau ada robekan tapi semuanya alami, Alhamdulillah..

 

 

***

Continue reading

Kisah VBA2C Ika

Kisah vba2c Ika

Bismillah… Walhamdulillah…

Sebuah kisah tentang kelahiran putri kecil kami, yang kami beri nama Aisyah Abdurrahman. Sebuah kisah melahirkan normal, biidznillah, setelah mendapat 2 kali takdir sc, Ibrahim Abdurrahman dan Maryam Abdurrahman. Inilah kisah ku.

***

Continue reading

Kisah VBA2C Nendra

Kisahku Melahirkan Normal Setelah Dua Kali Sectio Caesaria

Alhamdulillah, bi idznillah, syukur kepada Allah, dalam segala kelalaian masih allah beri kesempatan melahirkan normal setelah dua kali SC. Rasanya tak tergambarkan. Meski mendapat banyak jahitan bekas epis ini adalah nikmat terindah, alhamdulillah.

***

Continue reading

Kisah VBA2C Tina

Kisah VBA2C Tina

Bersyukur alhamdulillah kepada ALLAH Subhanahu wata’alla yang telah memberiku kesempatan melahirkan normal. ALLAH lah yang membimbingku di saat-saat terakhir aku melahirkan Haziq. Haziq artinya pintar, cerdas. Doa mamah dan papah, Nak. Nama untukmu: Syahron Haziq Ramadhan. Semoga kelak engkau jadi anak sholeh. Aamiin.

image

Continue reading

Kisah VBA2C Wina

VBA2C Wina

Alhamdulillah. Sungguh aku tidak bisa lepas dari kata syukur itu, karena tanpa pertolongan Alloh aku tidak lah akan bisa merasakan bagaimana nikmatnya jadi wanita yang melahirkan secara normal, yang selalu digembar-gemborkan kalau kita belum pernah melahirkan normal berarti belum menjadi ibu sepenuhnya. Ternyata SC maupun normal sama-sama perjuangannya, sama-sama bertaruh nyawa…

image

Continue reading

Kisah VBA2C Wilda

Kisah VBA2C Ku

image

Terima kasih ya Allah, malam itu pukul 00.10 tanggal 15 november 2014, tidak putus syukur kuucapkan, Alhamdulillah, Allah memudahkan aku melahirkan normal setelah dua kali sesar sebelumnya. Semua berjalan seperti harapanku, aku berharap semoga Allah melindungi aku dari pendarahan seperti kejadian di anak kedua, aku berharap Allah melindungi aku dari ketuban pecah dini atau ketuban rembes, aku berharap semoga pembukaan lancar, aku berharap saat hari H tetap tenang. Banyak sekali harapan dan doa selama kehamilan dan kelahiran ketiga ini. Alhamdulillah, alhamdulillah, alhamdulillah, semua Allah mudahkan. Continue reading

Kisah VBA2C Shendi

Truly Amazing Moment of VBA2C: Birth of Zahraa Pradya Humayrah

Ketika itu umur anak keduaku, Ray, sekitar 14 bulan. Tamu bulanan yang biasa datang tak kunjung datang juga. Perasaan sudah mengatakan jangan-jangan rahim ini sudah ada isinya. Sekitar 2-3 bulan setelah itu, pergilah ke SpOg dan benar saja ternyata sudah muncul janin di dalam Rahim. Hati terasa senang sekaligus khawatir. Mengapa? Karena jika benar janin ini nantinya diizinkan untuk lahir, maka apakah harus SC lagi? Akira, anak pertamaku, dan Ray keduanya lahir secara SC. Kata dokter yang menangani SC-nya, minus mataku terlalu besar dan beresiko untuk lahir normal (minus mataku sekitar 5 dan 6). Akupun dulu manut-manut saja kata dokter. Namun di kelahiran yang ketiga ini terasa berbeda. Aku mulai merasa khawatir jika harus operasi lagi. Bukannya kenapa-kenapa, tapi secara teori, jika anak 1 dan 2 sudah SC, maka anak selanjutnya kemungkinan besar pasti harus SC lagi. Dan batas SC pada umumnya adalah 3x. Terbayang selalu sabda Rasulullah Sallahu’alaihi Wassalam, bahwa beliau bangga akan jumlah umatnya yang banyak. Sedih sekali rasanya jika anakku nantinya dibatasi hanya 3 saja. Padahal ingin sekali memiliki anak lebih dari itu agar beliau bangga.

image

Continue reading

Kisah VBA2C Susi

My Journey of VBA2C (Vaginal Birth After 2Secarean) Yess…I Can Do It…Alhamdulillah

Subhanallah….tiap kali saya mengingat proses persalinan putri ketigaku tanggal 30 Maret 2014 beberapa hari yang lalu, saat itu pula air mata haru mengalir dipelupuk mata, sebuah persalinan yang selama 9bulan ini saya impi impikan dan saya perjuangkan dengan segenap usaha dan ikhtiar semampu saya, dan dengan kepasrahan maksimal pula saya serahkan kepada Allah swt bagaimana akhir ceritanya, karena hanya Allah swt pembuat skenario terbaik untuk setiap hambaNYA. Continue reading